Wisata Populer Bangkok : Wat Pho

2015-01-17-21-34-50_deco

Wat Pho

Tiket Masuk : 100 Baht (Sekitar 38.000 rupiah)
Jam Buka : 08.00- 17.00

Nama kota Bangkok tidak akan terlepas dari salah satu kuil terkenal yang selalu jadi tujuan utama para wisatawan. Selain Grand Palace, Wat Pho adalah kuil yang sangat populer di Bangkok. Kuil ini terletak tidak jauh dari Grand Palace, sehingga selalu jadi satu paket wisata bersama dengan Grand Palace. Wat Pho menjadi salah satu tempat yang dicari di kota Bangkok. Daya tariknya adalah The Reclining Buddha atau patung Buddha berbaring. Patung Buddha berbaring ini disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia. Wat Pho juga merupakan kuil yang terbesar dan tertua di Bangkok.

Untuk masuk kesini kita harus membayar tiket 100 (Sekitar 38.000 rupiah) Baht. Tiket tersebut sudah termasuk gratis air mineral yang bisa ditukar di dalam kompleks kuil. Seperti kuil di Thailand pada umumnya, kita harus berpakaian sopan dan menutup untuk berkunjung ke kuil ini. Kompleks Wat Pho sangat luas, selain The Reclining Buddha yang jadi tujuan utama, kuil-kuil kecil yang ada di dalam Wat Pho juga sangat menarik untuk dikunjungi. Ukiran-ukiran yang ada di dinding kuil juga selalu jadi sasaran bidikan kamera para fotografer.

2015-01-17-21-39-31_deco

Salah satu sudut Wat Pho

2015-01-17-21-47-30_deco

Kuil-kuil di kompleks Wat Pho

2015-01-17-21-28-24_deco

Numpang narsis hehehe ^^

2015-01-17-21-31-03_deco

Patung Buddha yang berjajar 🙂

The Reclining Buddha sendiri berada di tengah kompleks kuil. Untuk masuk kesana kita harus melepas alas kaki, topi dan kacamata. Di sediakan  kantong  untuk menyimpan alas kaki kita, tapi tidak ada tempat penitipan sepatu. Jadi kita harus membawa sepatu kita saat berkeliling The Reclining Buddha.  Begitu masuk kita akan disambut dengan kemegahan patung Buddha yang sedang berbaring sambil tersenyum. Kuil untuk menyimpan The Reclining Buddha ini terbilang cukup kecil, hanya pas untuk menyimpan patungnya dan sedikit space untuk pengunjung.

Patungnya memang sangat besar sekali, tingginya 15 M dan panjangnya 46 M. Karena ukurannya yang besar,kalau kita mau ambil foto harus penuh perjuangan. Apalagi kalau lagi banyak pengunjung, kita harus antri foto di tempat yang pas. Belum lagi kalau banyak bule-bule lewat yang pasti akan langsung menutupi kamera kita hehe. Menurut saya spot foto yang paling pas ada di bagian kaki patung, karena dari situ semua badan patung bisa terlihat.Di telapak kaki Buddha, kita bisa meliht 108 simbol yang menggambarkan perwujudan Buddha. Ada Buddha yang digambarkan sebagai bunga, gajah, Buddha yang sedang menari, bertapa dan lain sebagainya.

2015-01-17-21-26-36_deco

Pintu masuk The Reclining Buddha

2015-01-17-21-37-19_deco

Maaf lagi puasa jadi fotonya gak jelas hihihi

2015-01-17-21-32-20_deco

Spot foto yang lumayan bagus disini, agak maju dikit. Maaf lagi banyak pengunjung jadi fotonya susah hehe

Di sepanjang koridor terdapat 108 mangkok yang berjajar. Mangkok tersebut biasanya diisi koin yang bisa dibeli seharga 20 Baht di pintu masuk. Menurut kepercayaan, kalau kita bisa memasukkan koin ke dalam 108 mangkok itu dan jumlahnya sesuai maka keinginan kita akan terkabul. Ternyata memasukkan koin ke dalam 108 mangkok tersebut tidak semudah yang kita kira. Saya pernah membantu teman saya yang kecapekan memasukkan koin-koin tersebut ke dalam mangkok, hasilnya saya pun ikut-ikutan capek hehe.

2015-01-17-21-52-37_deco

Masukin koin ke mangkok 🙂

Oh ya, selain kuil dan patung ada juga toko souvenir yang menjual oleh-oleh khas Thailand. Tentunya harga disini lebih mahal. Kalau kalian penyuka seni dan lukisan jangan lupa membeli lukisan kanvas yang unik. Lukisan ini dilukis langsung oleh penjualnya dan dibuat dari cat minyak. Harganya bekisar antara 400-500 baht atau sekitar 152.000-228.000 rupiah, tapi bisa ditawar jadi 200-250 Baht atau sekitar 76.000-95.000 rupiah. Pengalaman saya, lukisan ini agak susah dicari di tempat lain.

Habis jalan-jalan keliling Wat Pho pasti capek, kita bisa pijat kaki di dalam kompleks kuil. Wat Pho terkenal sebagai pusat sekolah pijat dan pengobatan tradisional di Bangkok. Tarif pijatnya bervariasi mulai dari 300-500 Baht atau sekitar 114.000-228.000 tergantung waktu dan bagian tubuh yang dipijat. Saya belum pernah coba karena selain mahal tempat pijatnya juga terbuka.

Melihat langsung patung The Reclining Buddha merupakan pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Keunikan, nilai sejarah, dan nuansa budaya Thailand yang kuat saya dapatkan di Wat Pho. Bertegur sapa dan berinteraksi dengan wisatawan yang sama-sama terkagum dengan megahnya Wat Pho menambah nilai poin tersendiri saat berkunjung kesini. Pendek kata, kalau kalian mengunjungi Bangkok jangan lupa mampir Wat Pho. Trust me, it is worth!

Tips Saat Berwisata ke Wat Pho

-Pakailah topi dan kacamata untuk melindungi kita dari panas matahari
-Lebih baik pakai sepatu sandal atau sepatu yang mudah dilepas agar memudahkan kita masuk dan keluar kuil
-Jangan lupa keliling kuil lainnya di dalam kompleks Wat Pho, karena sangat bagus untuk dijadikan objek foto
-Sama seperti di Grand Palace, jangan percaya kalau ada orang yang bilang Wat Pho tutup. Nanti kita akan disarankan untuk keliling naik tuk-tuk atau boat dengan biaya yang sangat mahal.
-Pintu masuk Wat Pho tidak terlalu besar jadi kita harus jeli melihat pintu masuknya. Biasanya akan ada satpam penjaga di pintu masuk.

Cara Menuju Wat Pho

Dari Grand Palace

Ada banyak cara menuju Wat Pho dari Grand Palace, bisa naik tuk-tuk atau taksi. Saya sih lebih menyarankan jalan kaki saja, karena sangat dekat dari Grand Palace. Rute yang bisa kita tempuh dari Grand Palace ke Wat Pho cukup banyak. Berikut rute jalan kaki saya dari Grand Palace ke Wat Pho :

Cara 1 :
Dari pintu keluar Grand Palace kita tinggal ambil arah kanan lalu jalan terus menyusuri tembok Grand Palace. Di persimpangan jalan kita akan melihat patung gajah pink di tengah jalan. Dari bundaran patung gajah pink belok kanan lalu jalan lurus lagi. Nanti kita akan melewati kantor mentri pertahanan Thailand yang bergaya Eropa. Setelah itu lurus saja sampai ketemu perempatan, lalu kita tinggal menyebrang jalan dan jalan lurus lagi. Disitu kita sudah mulai bisa melihat tanda-tanda keberadaan Wat Pho. Kalau kita sudah menemukan gang pertama, masuk saja ke gang itu. Pintu masuk Wat Pho berada di gang tersebut

Dengan Boat

Turun di dermaga Tha Tien lalu jalan keluar dermaga, dari situ ambil jalan belok ke kanan lalu lurus. Setelah bertemu gang pertama belok kiri sampai ketemu pintu masuk Wat Pho.

Dengan Bis

Bis no : 1, 3, 12, 25, 44, 47, 53, 60, 82, 91, 501, 508, bilang saja turun di Wat Pho. Habis turun Tanya lagi pada orang sekitar.

Biar lebih jelas silahkan liat peta dibawah ini :

Wat Pho

Gajah Pink :

2015-01-17-21-54-17_deco

Sebelum lanjut narsis dulu di gajah pink ^^

Mentri Pertahanan Thailand

2015-01-17-22-59-32_deco

Keterangan :
-Harga tiket di atas adalah harga update per Agustus 2014. Harga bisa berubah sewaktu-waktu
-Saya pakai kurs 1 Baht = 380 rupiah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.