Wisata 4 Negara di Hua Hin

IMG_20150120_144949

Little Venice di The Venezia Hua Hin

Sedang mencari inspirasi wisata di Thailand? Coba saja datang ke Hua Hin yang terletak sekitar 20 km dari Bangkok. Hua Hin memang belum seterkenal Phuket atau Pattaya, tapi siapa kira kalau Hua Hin juga punya tempat wisata yang asyik. Tahun baru kemarin saya mencoba untuk meng-explore Hua Hin. Ternyata banyak sekali tempat wisata disana, tapi karena waktu saya terbatas saya hanya pergi ke beberapa tempat saja.

Meskipun hanya pergi ke beberapa tempat saja, saya merasa sudah pergi ke 4 negara sekaligus. Saya pergi ke Santorini Park yang di desain mirip dengan Santorini Park di Yunani. Tidak jauh dari Santorini Park ada Camel Republic yang membuat kita serasa berada di timur tengah. Jalan sedikit lagi ada Swiss Sheep Farm, peternakan hewan yang dibuat mirip di tempat asalnya. Selanjutnya, tempat wisata yang tidak boleh kita lewatkan, little venice yang ada di The Venezia.

Hampir rata-rata tempat wisata ini dikunjungi oleh orang lokal Thailand. Kalaupun ada wisatawan asing, rata-rata datang dari Asia seperti Indonesia, Malaysia, China dan daerah Asia lainnya. Jarang sekali saya lihat bule-bule datang kesini. Setelah saya perhatikan, turis Asia itu ternyata sangat hobi narsis (termasuk saya hehehe). Jadi wajar kalau kebanyakan turis Asia datang kesini, karena tempatnya memang asyik buat foto-foto hehehe.

Santorini Park, Camel Republik, dan Swiss Sheep Farm, sebenarnya bukan ada Hua Hin. Ketiga tempat wisata tersebut berada di Cha Am yang berdekatan dengan Hua Hin. Hanya butuh 30 menit dari Hua Hin menuju Cha Am dan masih bisa dijangkau dengan bis umum. Sedangkan The Venezia, terletak di perbatasan antara Cha Am dan Hua Hin. Meskipun berbeda daerah, keempat tempat wisata tersebut saling berdekatan dan masih dalam satu jalur, yaitu di sepanjang jalan utama Bangkok-Hua Hin

Santorini Park

Tiket Masuk
– 170 Baht (sekitar 65.000 rupiah ), sudah termasuk naik satu wahana

Jam Buka
-Senin-Jum’at : 10.00-20.00, Sabtu-Minggu dan hari libur : 09.00-20.00

Mau merasakan uniknya Santorini Park Yunani? Datang dulu saja ke Santorini Park Hua Hin. Meskipun tidak 100 % mirip, tapi nuansa putih biru khas Santorini Park membuat kita serasa berada di Yunani beneran. Sebenarnya Santorini Park ini adalah kompleks perbelanjaan yang dipadukan dengan wahana bermain. Terdapat banyak toko yang menjual berbagai jenis barang. Sayangnya harganya lumayan di atas rata-rata jadi tidak saya rekomendasikan buat belanja deh. Tapi kalau kalian hobi narsis dan suka foto-foto Santorini tempatnya! Banyak spot-spot keren dan unik yang bikin kita serasa bukan di Thailand.

collage_20150120122812826_20150120144206215

Suasana di Santorini Park

Harga tiket masuk Santorini Park adalah 50 Baht (sekitar 19.000 rupiah), tapi pada saat musim liburan biasanya dijadikan satu paket  yaitu 170 Baht (sekitar 65.000 rupiah). Kalau kita ingin naik wahana lainnya maka kita harus bayar sendiri. Harga rata-rata wahana permainan adalah 120 Baht ( sekitar 45.000 rupiah).Selain Santorini Park, ada juga Santorini Water Fantasy. Ini sejenis Waterboom kalau di Indonesia. Tiket masuk kesini agak mahal 900 Baht (sekitar 350.000 rupiah) untuk turis asing.

Secara keseluruhan saya merekomendasikan tempat ini, suasananya unik dan cocok sekali buat yang suka narsis dan berburu foto. Sayangnya masih banyak spot kosong dan sedikit belum rapih. Wahana yang ditawarkan masih terbilang sedikit dan masih kurang menantang.

Camel Republic

Tiket masuk
-200 Baht (sekitar 76.000 Rupiah)

Jam Buka 
-Senin-Jum’at : 10.00-18.00, Sabtu-Minggu dan Hari Libur: 09.00-18.00

IMG_20150120_142652

Bagian depan Camel Republik

Sedikit jauh dari Santorini Park ada tempat wisata ala timur tengah, Camel Republic.  Arsitektur di Camel Republic merupakan perpaduan antara bangunan Persia, Moroko, dan Mesir. Sepertinya tempat ini baru dibuka, karena saat saya kesana masih sepi. Jika Santorini Park adalah tempat belanja yang dipadukan dengan wahana bermain, maka Camel Republic adalah perpaduan antara kebun binatang dan wahana bermain. Sesuai namanya, hewan yang jadi bintang utamanya adalah unta, tapi ada juga hewan lain seperti jerapah dan flaminggo. Disini kita bisa memberi makan hewan-hewan tersebut, tentunya harus bayar :). Sayangnya kita tidak bisa naik unta di Camel Republic.

IMG_20150120_142724

Arsitektur di Camel Republic

IMG_20150120_142636

Bagian luar Camel Republic

Kalau kita tidak punya banyak waktu, kita boleh men-skip Camel Republic. Menurut saya tempat ini agak kurang seru, selain itu tidak banyak spot foto yang bisa kita pakai. Kesan saya tempat ini serba tanggung. Disebut kebun binatang terlalu sedikit hewannya, tapi disebut taman bermain juga tidak terlalu seru. Kalau masih ingin dapat spot foto ala timur tengah, numpang foto saja di gerbangnya 🙂

Swiss Sheep Farm

IMG-20150114-WA0019

Tiket Masuk :
-Dewasa : 120 Baht (sekitar 45.600 Rupiah)
-Anak-anak : 50 Baht (sekitar 19.000 Rupiah)

Jam Buka
Senin-Jum’at : 10.00-19.00, Sabtu-Minggu dan Hari Libur: 09.00-19.00

Sekitar 500 meter dari Camel Republic, kita akan melihat peternakan ala Eropa bernama Swiss Sheep Farm. Berbeda dengan Santorini Park dan Camel Republic, Swiss Sheep Farm tidak menyediakan wahana permainan.  Swiss Sheep Farm lebih menawarkan replika peternakan ala Eropa seperti kincir angin, gudang jerami, padang rumput yang luas dan lain sebagainya. Tidak banyak yang bisa kita lakukan disini selain sekedar melihat suasana dan berfoto. Lumayan banyak spot foto yang bagus dan unik sebagai tempat narsis. Swiss Sheep Farm sangat cocok dikunjungi kalau kita traveling dengan anak atau adik kita yang masih kecil. Beberapa aktivitas yang bisa kita lakukan di Swiss Sheep Farm adalah memberi makan hewan, memanah, dan beberapa atraksi kecil lainnya.

IMG_20150102_232303

Welcome to Swiss Sheep Farm!

collage_20150120142545647_20150120143454948

Spot foto di Swiss Sheep Farm

collage_20150120142050638_20150120143719200

Numpang narsis lagi ya? hehehe

Swiss Sheep Farm sedikit memberikan kesan berbeda dari Santorini Park, disini kita benar-benar bisa fokus menikmati suasana khas peternakan Eropa. Sayangnya di beberapa tempat masih terlihat gersang dan kurang terawat. Meskipun begitu saya tetap merekomendasikan datang ke tempat ini. Kapan lagi kita bisa narsis sama petani dari Eropa?

The Venezia

Tiket masuk
50 Baht (sekitar 19.000 Rupiah)

Jam buka
Senin-Minggu : 10.00-22.30

Diantara tempat wisata yang sudah saya bahas, saya paling suka berkunjung ke The Venezia. Saking sukanya saya sampai menghabiskan waktu 5 jam sendiri disana hahaha. Ngapain aja di The Venezia? Gak ngapa-ngapain selain narsis hihihi. Menurut saya, suasana dan spot foto di The Venezia lebih bagus daripada Santorini Park. Selain itu, tata letak di The Venezia lebih teratur jadi kita lebih mudah untuk berkeliling.

collage_20150120144006173

Spot foto nya oke gak?hehehe

The Venezia saya sebut ‘little venice’, karena suasananya dibuat mirip seperti di Venezia. Sama seperti Santorini Park, The Venezia merupakan kompleks perbelanjaan. Tujuan utama saya kesana adalah naik gondola. Ya kalau sekarang belum bisa naik gondola asli di Venezia, yang versi mininya dulu gapapa lah hehehe. Sayangnya sungainya pendek sekali jadi kerasanya cuma sebentar. Wahana di The Venezia juga lebih banyak, ada 3D Art Museum,Mini Zoo,  English Up Down House, Mini Train, Fantana di Trevi dan lain sebagainya.

IMG_20150120_144949

Ini nih tujuan utama saya 🙂

collage_20150120141547482_20150120143904055

Giliran saya narsis :p

Harga tiket masuk The Venezia adalah 50 Baht (sekitar 19.000 rupiah). Untuk wahananya kita harus bayar sendiri. Harga masuk ke wahana tersebut rata-rata 50 Baht ( sekitar 19.000 Rupiah), kecuali untuk naik gondola harganya 380 Baht (sekitar 144.400). Biasanya kita akan ditawari paket wisata sehari dan menurut saya jatuhnya lebih murah. Waktu itu saya ambil paket  280 Baht (sekitar 106.400 rupiah) sudah termasuk naik gondola, 3D Art Museum, Mini Zoo dan Mini Train. Berikut foto daftar harga paketannya.

IMG_20150120_144313

Hal unik lainnya adalah kita bisa mencoba kostum ala Eropa atau raja. Tentu saja harga sewanya tidak murah yaitu sekitar 400-600 Baht (146.000-219.000 rupiah) perkostum. Asyik kan? Pokoknya kalau kalian suka narsis dan berburu foto, The Venezia wajib dikunjungi!

Cara Menuju Tempat Wisata di Atas

-Dari Bangkok :

Untuk mencapai ketempat wisata tersebut dari Bangkok, kita harus pakai transportasi menuju Hua Hin. Ada beberapa alternatif menuju Hua Hin dari Bangkok :

  1. Van
    Cara paling mudah menuju Hua Hin dari Bangkok adalah naik van. Lama perjalanan dari Bangkok ke Hua Hin sekitar 3 jam perjalanan. Van menuju Hua Hin biasanya ada di Victory Monumet. Harga tiket van berkisar antara 160 Baht (60.800 rupiah) . Pilihan waktu keberangkatan juga lumayan banyak, mulai dari pukul 05.30-18.00.
  2. Bis
    Alternatif yang lebih murah menuju Hua Hin adalah naik bis dari terminal Sai Tai Mai, Bangkok. Bis berangkat setiap 20 menit sekali. Harga tiket bis mulai dari 200 Baht (sekitar 76.000 rupiah) dengan waktu tempuh kurang lebih 3,5 jam. Bis beroperasi mulai pukul 03.00-23.20.
  3. Kereta Api
    Selain van dan bis cara lain menuju Hua Hin adalah dengan kereta api. Lama perjalanan dengan kereta api, kurang lebih 4-5 jam perjalanan. Harga tiket bervariasi mulai dari 100 – 400 Baht (38.000-152.000 rupiah), tergantung dari tipe kelas kereta. Untuk jadwal kereta menuju Hua Hin silahkan cek disini. Setelah sampai di stasiun kereta Hua Hin, ikuti cara menuju Cha Am dari kota Hua Hin dibawah.
  4. Taksi
    Harga carter taksi dari Bangkok menuju Hua Hin cukup mahal, silahkan nego dengan supirnya.

-Dari kota Hua Hin

Apabila kita berada di kota Hua Hin, kita harus menggunakan transportasi menuju Cha Am. Pangkalan van dan bis menuju Cha Am terletak di Phetkasem Road. Biar gampang cari saja clock tower Hua Hin yang merupakan titik pusat kota Hua Hin. Phetkasem Road terletak di belakang clock tower. Kalau masih bingung tanya saja orang-orang disitu. Beberapa alternatif menuju Cha Am dari Hua Hin adalah :

  1. Van
    Agen Van bisa kita temui sepanjang jalan Phetkasem Road. Harga tiket van menuju Cha Am adalah 100 Baht (sekitar 38.000). Banyak agen van di sepanjang jalan Phetkasem Road, kita tinggal pilih waktu keberangkatannya. Van menuju Cha Am biasanya berangkat 30 menit sekali. Naik van lebih cepat daripada naik bis, sekitar 45 menit.
  2. Bis
    Bis merupakan transportasi yang paling murah tapi paling lama. Harga tiket Hua Hin-Cha Am adalah 30 Baht (sekitar 11.400 Rupiah). Perjalanan menggunakan bis dari Hua Hin ke Cha Am bisa memakan waktu sekitar 1 jam lebih. Bis menuju Cha Am berangkat setiap 30 menit sekali tapi tidak bisa diprediksi waktunya.

    collage_20150120155131436_20150120155306716

    Bis Cha Am-Hua Hin

  3. Taksi
    Harga carter taksi dari Hua Hin menuju Cha Am berkisar antara 1000-2000 Baht (365.000-730.000 rupiah) perhari. Silahkan nego dengan sopir taksinya

Tips Rute Wisata
Saran saya tempat pertama yang lebih baik kita kunjungi adalah Santorini Park, karena Santorini Park berada di paling ujung . Saat naik van atau bis minta pada sopirnya untuk turun langsung di Santorini Park. Dari Santorini Park kita bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bis jurusan Hua Hin-Cha Am. menuju Camel Republic. Dari Camel Republic jalan sedikit, sekitar 500 meter, menuju Swiss Sheep Farm. Dari Swiss Sheep Farm naik bis yang sama menuju The Venezia, setelah itu bisa lanjut lagi dengan bis ke kota Hua Hin untuk naik van menuju Bangkok atau keliling kota Hua Hin.

Informasi tambahan :
– Transportasi yang mudah ditemui dari Santorini Park menuju Swiss Sheep Farm adalah bis, tapi waktu kedatangannya sangat lama. Kemungkinan besar kita harus menunggu 30 menit sampai 1 jam untuk naik bis.

– Setelah jam 16.00 bis akan susah ditemui, jadi kalau mau naik bisa usahakan pulang sebelum jam 16.00

-Kalau beruntung kita bisa dapat taksi atau tuk-tuk yang kosong. Kebanyakan taksi dan tuk tuk sudah disewa seharian.

-Biasanya kita akan ditawari jasa taksi oleh satpam dengan harga nego. Taksi tersebut adalah mobil pribadi, sehingga tidak ada tulisan taksinya. Insyaallah aman, karena saya pernah pakai juga :). Tarif taksi dari Santorini Park menuju Swiss Sheep Farm sekitar 150-200 Baht (sekitar 55.000-73.000 rupiah)

-Van bisa menurunkan penumpang di sembarang tempat, tapi harus menaikkan penumpang dari agen.

– Kalau suka jalan jauh dan ingin berhemat jalan kaki saja. Jarak antara Santorini Park dan Swiss Sheep Farm adalah 2 KM. Kalau jalan rame-rame tidak kerasa loh :D. Tapi dari Swiss Sheep Farm menuju The Venezia tidak saya sarankan untuk jalan kaki, karena jaraknya sangat jauh.

-Cara yang paling gampang biar kita tidak menunggu lama, sewa taksi seharian. Tentunya dengan harga yang lumayan juga 🙂

-Tidak ada jembatan penyebrangan atau zebra cross di sepanjang jalan. Hati-hati kalau mau menyebrang. Jalan tersebut merupakan jalur utama Bangkok-Hua Hin,  mobilnya kencang sekali.

– Menurut jadwal van terakhir dari Hua Hin ke Bangkok adalah jam 18.00/19.00, tapi saya pernah liat di papan agen tertentu ada yang sampai jam 22.00. Lebih baik crosscheck dulu ya.

Tempat Makan Halal dan Tempat Shalat
Saya belum menemukan tempat makan halal di semua tempat wisata tersebut. Kalau mau cari aman, ada Mc Donald yang ada di antara Camel Republic dan Swiss Sheep Farm. Mc Donald ini terletak di dekat pom bensin.

Tempat shalat bisa kita temui di pom bensin (bukan pom bensin yang ada Mc Donald-nya), tepat di sebelah Swiss Sheep Farm. Ada Food Court juga disitu, tapi saya tidak tahu ada makanan halal atau tidak 😀

Tips Wisata
-Aturlah waktu seefektif mungkin agar dalam waktu sehari, kita bisa menjelajahi semua tempat itu. Terutama kalau kita suka narsis dan foto-foto, siapkan waktu yang lebih banyak.

-Di siang hari cuaca akan sangat panas, jangan lupa pakai topi dan kacamata untuk menghindari panas. Selain itu kita juga bisa lebih gaya kan hehehe

-Bawalah bekal minuman dan cemilan ringan kalau lapar, harga makanan dan minuman di tempat wisata tersebut lumayan mahal.

-Terakhir siapkan baterai kamera atau Hp yang full biar tidak puas foto-fotonya. Selamat narsis!!

Keterangan :
-Harga di atas adalah update Januari 2015. Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu.
-Saya pakai kurs 1 Baht = 380 Rupiah

– Mohon maaf, ada beberapa info yang saya koreksi dan saya tambahkan berdasar update dari backpacker lain.

184 Responses to “Wisata 4 Negara di Hua Hin”
  1. ve February 14, 2015
    • Nenk Phytlee February 19, 2015
      • Luigi June 19, 2018
  2. happy March 20, 2015
    • Nenk Phytlee March 20, 2015
  3. yenny March 20, 2015
    • Nenk Phytlee March 20, 2015
  4. Fira April 18, 2015
    • Nenk Phytlee April 21, 2015
    • Putri January 14, 2017
  5. elisa May 25, 2015
    • Nenk Phytlee May 27, 2015
      • elisa August 10, 2015
        • Nenk Phytlee August 13, 2015
  6. Astri June 4, 2015
    • Nenk Phytlee June 4, 2015
  7. Alif June 16, 2015
    • Nenk Phytlee June 22, 2015
  8. Lina June 21, 2015
    • Nenk Phytlee June 22, 2015
  9. Lidya June 22, 2015
    • Nenk Phytlee June 22, 2015
  10. theresia June 22, 2015
    • Nenk Phytlee June 22, 2015
  11. acitradelita August 12, 2015
    • Nenk Phytlee August 13, 2015
  12. Kaka August 19, 2015
    • Nenk Phytlee August 25, 2015
  13. Kristina September 2, 2015
  14. esti September 17, 2015
    • selvi October 2, 2015
    • Nenk Phytlee October 14, 2015
  15. novi September 23, 2015
    • Nenk Phytlee October 14, 2015
  16. jakaabu7 October 3, 2015
    • Nenk Phytlee October 14, 2015
  17. Agnes October 13, 2015
    • Nenk Phytlee October 14, 2015
  18. nita November 4, 2015
    • Nenk Phytlee November 12, 2015
  19. nita November 12, 2015
    • Nenk Phytlee November 25, 2015
  20. rudy chandra November 17, 2015
    • Nenk Phytlee November 25, 2015
  21. johnni December 4, 2015
    • Nenk Phytlee December 21, 2015
  22. johnni December 22, 2015
    • Nenk Phytlee December 27, 2015
  23. Johnni December 23, 2015
    • Nenk Phytlee December 27, 2015
  24. Hanifah December 26, 2015
    • Nenk Phytlee December 27, 2015
  25. johnni December 27, 2015
    • Nenk Phytlee January 10, 2016
  26. suryani December 28, 2015
    • Nenk Phytlee January 9, 2016
  27. Tajriani Rizqa January 1, 2016
    • Nenk Phytlee January 9, 2016
  28. lala January 4, 2016
    • Nenk Phytlee January 9, 2016
      • lala January 9, 2016
        • Nenk Phytlee January 10, 2016
  29. Tamago January 11, 2016
    • Nenk Phytlee January 18, 2016
      • Tamago January 25, 2016
        • Nenk Phytlee January 31, 2016
  30. suhandi January 20, 2016
    • Nenk Phytlee January 21, 2016
  31. suhandi January 21, 2016
    • Nenk Phytlee February 11, 2016
  32. Luciana January 22, 2016
    • Nenk Phytlee January 31, 2016
  33. shirley January 28, 2016
  34. luciana January 30, 2016
    • Nenk Phytlee January 31, 2016
  35. Suci February 7, 2016
    • Nenk Phytlee February 10, 2016
  36. Iklima February 11, 2016
    • Nenk Phytlee February 13, 2016
  37. lenny February 17, 2016
    • Nenk Phytlee February 23, 2016
  38. carso March 16, 2016
    • Nenk Phytlee March 20, 2016
  39. Nathania March 16, 2016
    • Nenk Phytlee March 20, 2016
  40. Diva March 18, 2016
    • Nenk Phytlee March 20, 2016
  41. Ruly Yanto March 20, 2016
    • Nenk Phytlee March 22, 2016
  42. monique March 25, 2016
    • Nenk Phytlee March 28, 2016
  43. edvinna March 28, 2016
    • Nenk Phytlee March 28, 2016
  44. edvinna March 28, 2016
  45. edvinna March 28, 2016
  46. Edvinna March 28, 2016
    • Nenk Phytlee March 31, 2016
  47. amelinda April 25, 2016
    • Nenk Phytlee May 16, 2016
  48. Stephanie May 11, 2016
    • Nenk Phytlee May 16, 2016
  49. Faridah May 12, 2016
    • Nenk Phytlee May 16, 2016
  50. Laurensia May 16, 2016
    • Nenk Phytlee May 30, 2016
  51. henny supriyati May 17, 2016
    • Nenk Phytlee May 30, 2016
  52. Eleonora June 4, 2016
    • Nenk Phytlee June 12, 2016
  53. wini June 17, 2016
    • Nenk Phytlee June 26, 2016
    • wini June 27, 2016
      • Nenk Phytlee June 27, 2016
  54. Genesa June 23, 2016
    • Nenk Phytlee June 26, 2016
  55. lala June 26, 2016
    • Nenk Phytlee June 26, 2016
  56. lala June 26, 2016
    • Nenk Phytlee June 26, 2016
  57. Jojo June 27, 2016
    • Nenk Phytlee June 27, 2016
  58. wini June 27, 2016
    • Nenk Phytlee July 14, 2016
  59. lala July 1, 2016
    • Nenk Phytlee July 14, 2016
  60. Cindy July 2, 2016
    • Nenk Phytlee July 14, 2016
  61. Fajar July 9, 2016
    • Nenk Phytlee July 14, 2016
  62. Phee0909 July 12, 2016
    • Nenk Phytlee July 14, 2016
  63. nad July 20, 2016
    • Nenk Phytlee July 26, 2016
  64. Fang July 21, 2016
    • Nenk Phytlee July 26, 2016
  65. alim laksono July 21, 2016
    • Nenk Phytlee July 26, 2016
      • Alim laksono July 27, 2016
        • Nenk Phytlee July 28, 2016
  66. dybala July 26, 2016
    • Nenk Phytlee July 28, 2016
  67. alim laksono July 26, 2016
    • Nenk Phytlee July 28, 2016
  68. dybala August 6, 2016
    • Nenk Phytlee August 9, 2016
  69. Fani Layadi August 7, 2016
    • Nenk Phytlee August 9, 2016
  70. Narala August 8, 2016
    • Nenk Phytlee August 9, 2016
  71. Sandra August 8, 2016
    • Nenk Phytlee August 9, 2016
  72. Vivien August 31, 2016
    • Nenk Phytlee September 6, 2016
      • Vivien September 20, 2016
        • Nenk Phytlee September 21, 2016
  73. joni September 14, 2016
    • Nenk Phytlee September 14, 2016
  74. Silvia Rosa September 17, 2016
    • Nenk Phytlee September 21, 2016
  75. wina October 7, 2016
    • Nenk Phytlee October 13, 2016
      • susi October 21, 2016
        • Nenk Phytlee October 22, 2016
  76. Loise October 16, 2016
  77. Firwan October 19, 2016
    • Nenk Phytlee October 22, 2016
  78. Faridah October 25, 2016
    • Nenk Phytlee October 25, 2016
  79. andhika pangesti October 31, 2016
    • Nenk Phytlee November 12, 2016
      • andhika pangesti November 12, 2016
  80. wina November 9, 2016
    • Nenk Phytlee November 12, 2016
  81. Riri November 18, 2016
  82. shellen December 14, 2016
  83. Claresta December 22, 2016
  84. lisa December 22, 2016
  85. Natalia April 3, 2017
  86. Cicilia May 17, 2017
  87. Grace June 4, 2017
  88. angela June 10, 2017
    • angela June 10, 2017
  89. evi June 24, 2017
  90. clariza May 2, 2018

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.