Tips Rute Wisata Hat Yai dan Songklah

IMG_20150302_181947

Punya waktu seharian di Hat Yai sambil nunggu bis ke Bangkok sayang banget kalau cuma dipake nongkrong di terminal. Mendingan kita jalan-jalan keliling Hat Yai dan Songklah aja yuk sambil kenalan sama negara Thailand. Songklah adalah nama provinsi Thailand Selatan dan nama ibu kotanya adalah Songklah juga, sedangkan Hat Yai adalah kota kecil di Songklah. Jangan salah, meskipun kecil kepopuleran Hat Yai melebihi ibu kota Songklah sendiri. Makanya banyak yang menganggap kalau Hat Yai adalah ibu kota dari provinsi Songklah.

Untuk mengelilingi 2 kota ini, kita cuma perlu waktu 1 hari. Memang tidak terlalu banyak objek wisata di Hat Yai dan Songklah seperti di Bangkok, tapi untuk mengisi waktu kenapa enggak? Dalam postingan kali ini saya akan sharing tips keliling Hat Yai dan Songklah berdasarkan pengalaman saya. Semoga bermanfaat πŸ™‚

Ada 2 cara untuk keliling Hat Yai dan Songklah :

1.Sewa tuk-tuk

Cara yang paling mudah dan paling banyak dilakukan oleh para wisatawan adalah dengan menyewa tuk-tuk. Rute umum yang biasa dipakai adalah Samilla Beach Songklah (patung putri duyung)-Patung Naga Songklah-Tangkuan Hill Songklah- Sleeping Budhha Songklah-Wat Hat Yai Nai-Hat Yai City Park-Big Buddha Hat Yai-Floating Market Hat Yai. Harga sewa tuk-tuk untuk keliling Hat Yai dan Songklah cukup bervariasi, mulai dari 800 Baht (sekitar Rp 304.0000) – 1000 Baht (Sekitar Rp. 380.000) Semua tergantung tempat tujuan kita dan kepandaian kita dalam menawar hehehe. Kalau pergi bareng-bareng sih enak sewa tuk-tuk, tapi kalau pergi cuma sendiri atau berdua agak berat di ongkos.

  1. Mandiri

Kita juga bisa kok keliling Songklah dan Hat Yai secara mandiri dengan menggunakan songthew (sejenis angkot). Kekurangannya, waktu dan tempat yang bisa kita kunjungi terbatas karena tidak semua tempat wisata bisa dicapai dengan songthew.Β  Kelebihannya kita bisa menghemat budget karena ongkos songthew cuma 10 baht saja (sekitar Rp. 3800). Berikut rute yang saya gunakan untuk keliling Hat Yai dan Songklah dengan songthew. Anggaplah kita baru datang dari Malaysia dan sampai di Hat Yai pagi (sekitar pukul 7 pagi). Setelah sarapan cantik, kita mulai perjalanan kita πŸ™‚

Destinasi 1 : Tangkuan Hill , Air Mancur Naga dan Samilla Beach (patung putri duyung) di Songklah

Tempat Β yang akan kita datangi pertama adalah Songklah, karena yang paling jauh. Dari Lee Garden (tempat pemberhentian bis dari Malaysia), kita langsung menuju tempat pemberhentian songthew di depan Pasar Gim Yong. Kemudian kita naik songthew warna apa saja menuju Hat Yai Plaza (orang-orang sekitar menyebutnya Naho). Dari Hat Yai Plaza ambil songthew pendek warna hijau, agar lebih pasti tanyakan pada supirnya pergi Songklah atau tidak. Ongkosnya 20 baht (sekitar Rp.7600).

Lama perjalanan Hat Yai-Songklah adalah 1 jam, nanti kita akan turun di pemberhentian terakhir. Bilang saja pada supirnya Anuban Songklah. Begitu turun disitu kita akan melihat tukang ojek dan tuk-tuk. Ambil tuk-tuk menuju Tangkuan Hill, Patung Naga, dan Samilla Beach, karena kesemua tempat wisata tersebut tidak bisa di capai oleh songthew.

IMG20130714092043494

Tangkuan Hill Songklah

Rata-rata ongkos tuk-tuk di Songklah untuk jarak dekat adalah 20-40 Baht (Rp. 7600-15.200). Kalau dihitung-hitung untuk rute Anuban Songklah-Tangkuan Hill-Patung Naga- Samilla Beach-Anuban Songklah kita harus mengeluarkan ongkos sebesar 160 Baht (Rp 60.800) per orang. Biasanya kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah, kalau kita langsung mencarter tuk-tuk untuk semua rute itu.

hijab-backpacker.com

Patung naga di Songklah

hijab-backpacker.com

Patung putri duyung di Songklah

Dari Tangkuan Hill menuju Patung Naga kita akan menggunakan tuk-tuk. Kemudian ke Samilla Beach kita harus naik Β tuk-tuk lagi. Dari Samilla Beach kita kembali Β ke Anuban Songklah untuk naik songthew menuju Hat Yai. Songthew-nya sama seperti songthew yang kita naiki dari Hat Yai ke Songklah (warna hijau), ongkosnya 20 Baht (Rp. 7600). Sebelum naik, tanyakan dulu pada supirnya pergi ke Hat Yai atau tidak, karena ada songthew hijau juga yang tidak pergi ke Hat Yai.

Destinasi 2 : Hat Yai City Park

IMG_20150302_181812

Habis jalan-jalan di Songklah, kita kembali ke Hat Yai. Tempat wisata pertama di Hat Yai yang akan kita kunjungi adalah Hat Yai City Park. Tempat ini merupakan taman kota yang dilengkapi dengan tempat peribadatan umat Buddha. Kita bisa melihat pemandangan kota Hat Yai dari sini. Icon yang terkenal dari Hat Yai City Park adalah patung Dewi Kuan In dan patung Buddha Emas yang sedang berdiri.

Dari Songklah kita bisa langsung turun di depan Hat Yai City Park. Minta saja pada supirnya untuk turun disini atau minta pada penumpang lainnya untuk memberitahu kalau kita sudah sampai di Hat Yai City Park. Orang-orang sekitar menyebut Hat Yai City Park sebagai Suan Sanuk, lebih gampang tunjukkan saja gambarnya. Di Hat Yai City Park kita bisa shalat dzuhur sekaligus makan siang.

Destinasi 3 : Wat Hat Yai Nai

hijab-backpacker.com

Kalau sudah selesai di Hat Yai City Park, kita bisa melanjutkan perjalanan kita ke Wat Hat Yai Nai. Wat Hat Yai Nai merupakan rumah bagi Reclining Buddha yang terbesar di Hat Yai. Dari Hat Yai City Park ambilah songthew warna putih, lalu bilang pada sopirnya untuk turun di Wat Hat Yai Nai. Dengan senang hati, supir akan menurunkan kita di Wat Hat Yai Nai. Jangan lupa bayar ongkos songthew sebesar 10 Baht (Rp.3800)

Destinasi Β 4 : Patung Big Buddha

hijab-backpacker.com

Destinasi terakhir adalah Patung Big Buddha atau Wat Thaawon. Di tempat ini terdapat patung Buddha raksasa yang sedang duduk, juga ada pagoda yang bisa kita naiki. Dari Wat Hat Yai Nai naik songthew warna putih, lalu turun di Hat Yai Plaza (Naho). Dari Naho, kita berganti songthew jadi songthew warna biru. Bilang pada supirnya untuk turun di LOTUS ( orang sini menyebutnya β€œLotat”). Patung Big Buddha ada tepat disebelah LOTUS. Selesai melihat patung Big Buddha, kita bisa shalat ashar dan makan (lagi) di LOTUS.

hijab-backpacker.com

Kita bisa naik Pagoda ini loh πŸ™‚

Setelah mengunjungi semua tempat tersebut kita bisa kembali ke stasiun (bagi yang ingin melanjutkan perjalanan dengan kereta )atau terminal bis (bagi yang ingin melanjutkan perjalanan dengan bis). Kalau mau ke stasiun kereta, kita bisa naik songthew warna apa saja lalu turun di Lee Garden. Sedangkan yang ingin ke terminal bisa naik songthew warna biru dari sebrang LOTUS. Pemberhentian terakhir songthew warna biru adalah terminal. Semua ongkos songthew adalah 10 Baht (Sekitar Rp.3800)

Total pengeluaran ongkos mandiri adalah sebagai berikut

-Songthew Hat Yai-Songklah : 20 Baht ( Rp. 7600)

-Tuk-tuk di Songklah : 160 Baht (Rp. 60.800)

-Songthew Songklah-Ha YaiΒ  : 20 Baht (Rp. 7600)

-Hat Yai City Park- Wat Hat Yai Nai : 10 Baht (Rp.3800)

-Wat Hat Yai Nai- Hat Yai Plaza (Naho) : 10 Baht (Rp.3800)

-Hat Yai Plaza (Naho)-Big Buddha : 10 Baht (Rp. 3800)

-Big Buddha-Stasiun/Terminal : 10 Baht (3800)

Total : 240 Baht ( Rp. 91.200) *belum termasuk biaya makan dan tiket

Gimana? Cukup hemat kan? Keliling Hat Yai dan Songklah ternyata gak sampai 100 ribu rupiah! Tertarik mencoba? Happy Backpacking dan semoga bermanfaat πŸ™‚

Tips Keliling Hat Yai dan Songklah

-Rute di atas bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan sendiri dan tergantung waktu yang kita punya. Kalau tidak punya banyak waktu bisa pilih salah satu, Hat Yai atau Songklah saja.

-Kalau kita start dari terminal, objek terdekat adalah Big Buddha. Maka opsi Big Buddha bisa dijadikan pertama atau terakhir.

-Atur waktu se-efektif mungkin agar bisa mengunjungi ke semua tempat tersebut. Jangan berangkat terlalu siang ke Songklah.

-Sedia uang receh Baht lebih baik J

-Bawa minum sendiri lebih baik, lumayan kalau kehausan di songthew bisa teratasi.

31 Responses to “Tips Rute Wisata Hat Yai dan Songklah”
  1. Ciluk November 4, 2015
    • Nenk Phytlee November 12, 2015
      • Suudi June 24, 2018
  2. Lina January 9, 2016
    • Nenk Phytlee January 10, 2016
      • Lina January 10, 2016
        • Nenk Phytlee January 18, 2016
  3. ulfah January 25, 2016
    • Nenk Phytlee January 31, 2016
  4. Yani February 24, 2016
  5. ndah March 23, 2016
    • Nenk Phytlee March 23, 2016
  6. Oesman nova September 14, 2016
    • Nenk Phytlee September 14, 2016
      • Oesman nova September 26, 2016
        • Nenk Phytlee September 26, 2016
          • hadi October 15, 2016
          • Nenk Phytlee October 24, 2016
        • rika April 27, 2017
          • Oesman Nova December 26, 2017
          • Baharuddin June 19, 2018
  7. Angel October 6, 2016
    • Nenk Phytlee October 13, 2016
  8. Oesman nova October 14, 2016
    • Nenk Phytlee October 24, 2016
      • linawati June 13, 2018
  9. Lhya January 27, 2017
  10. muna May 17, 2017
  11. ratna July 14, 2017
  12. Yuni November 12, 2017
  13. NIDA HUSIN November 16, 2018

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.