Jim Thompson House Museum : Pecinta Seni Wajib Tahu!

IMG_20150122_160047_20150122160954632

Berwisata sejarah di kota Bangkok memang tidak ada habisnya. Setelah Grand Palace, Wat Pho dan Dusit Palace, kali ini saya melanjutkan perjalanan menuju Museum Jim Thompson House. Kalau ada yang bilang banyak turis asing jatuh cinta pada Thailand, Jim Thompson House lah buktinya. Jim Thompson adalah seorang arsitek berkebangsaan Amerika. Pada masa perang dunia II, Jim Thompson diminta bergabung dengan US Army dan bertugas di Eropa dan Asia. Salah satu negara Asia yang dikunjunginya adalah Thailand, tepatnya di Bangkok.

IMG_20140729_164444

Mejeng depan pintu masuk dulu πŸ™‚

Jim Thompson kemudian jatuh cinta pada Bangkok dan memutuskan untuk menetap di kota ini. Bersamaan dengan itu dia mengundurkan diri dari US Army. Jim Thompson kemudian membangun sebuah rumah khas Thailand. Uniknya, Jim Thompson memadukan arsitektur Thailand dengan barat. Rumah ini dibangun dengan kayu jati asli yang dibeli dari berbagai penjuru Thailand seperti Ayutthaya. Tidak hanya membangun satu rumah, Jim Thompson pun membangun 6 rumah kayu jati yang masih utuh sampai sekarang.

IMG_20150122_075715

Mbak guidenya sedang menjelaskan salah satu koleksi seni Jim Thompson House

Pada awalnya rumah ini hanyalah rumah biasa, tetapi menjadi terkenal semenjak hilangnya Jim Thompson secara misterius di Cameron High Land Malaysia pada tahun 1967. Sampai saat ini keberadannya maupun jasadnya belum ditemukan. Β Karena Jim Thompson tidak memiliki anak atau istri, Jim Thompson House sekarang dikelola oleh pemerintah Thailand.

IMG_20150122_160257_20150122160853480

Ada anak bule yang lagi merenung di jendela hihi

Dilihat dari luar Jim Thompson House hanya terlihat seperti rumah khas Thailand biasa. Layaknya rumah tradisional Thailand lainnya, rumah ini berbentuk rumah panggung. Keunikannya akan terasa saat kita masuk ke dalamnya. Perpaduan antara budaya tradisional Thailand dan ke-modern-an barat memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjungnya. Salah satu contoh perpaduan yang dibuat Jim Thompson adalah kamar mandi. Dalam budaya tradisional Thailand, kamar mandi harus terpisah dari rumah karena dipercaya dapat mengusir roh jahat dalam rumah. Tetapi Jim Thompson membangun kamar mandi di dalam rumah, layaknya rumah model barat. Di sisi lain, Jim Thompson House juga tetap membuat spiritual house di depan rumah yang biasa digunakan untuk beribadah setiap pagi.

collage_20150122075028413

Berbagai macam sudut Jim Thmpson House

Keunikan lainnya ada di desain ruangan. Jim Thompson memang membangun rumah khas Thailand, tetapi desain ruangannya tetap ala barat. Sebagai contoh di ruang makan, Jim Thompson tetap menggunakan meja dan kursi, serta garpu dan sendok yang tidak biasa digunakan pada budaya tradisional Thailand. Beberapa ruangan yang tetap menggunakan desain ala barat adalah kamar tidur dan ruang kerja. Sedangkan di beberapa ruangan lain seperti ruang keluarga tetap menggunakan desain ala Thailand.

Saat ini Jim Thompson House menjadi salah satu objek wisata yang terkenal di Bangkok. Rumah ini kini menjadi museum untuk menyimpan koleksi Jim Thompson. Selain dikenal sebagai arsitek Jim Thompson dikenal sebagai pecinta seni dan kolektor barang-barang antik. Ada beberapa benda antic yang berasal dari Indonesia. Membuat saya heboh sendiri saat melihatnya hehe. Jim Thompson juga terkenal dengan bisnis kain sutranya. Disana kita bisa melihat berbagai macam kepompong dan ulat sutra.

IMG20140729162321

Salah satu contoh ulat sutra

IMG_20150122_075817

Salah satu koleksi benda seni di Jim Thompson House

Jim Thompson House buka setiap hari dari jam 09.00-17.00. Tiket masuknya 100 Baht (sekitar 38.000 rupiah), bagi pengunjung yang berumur dibawah 25 tahun tiket masuknya hanya 50 Baht (sekitar 19.000 rupiah). Kita tidak boleh masuk Jim Thompson House sendirian, tetapi harus didampingi oleh guide yang disediakan oleh pengelola Jim Thompson House. Guide ini sudah termasuk tiket masuk jadi kita tidak perlu bayar lagi. Saat membeli tiket, kita akan ditanya mau pilih guide berbahasa apa. Hanya tersedia 3 pilihan bahasa, Inggris, Jepang dan Prancis. Sayang sekali ya Melayu atau bahasa Indonesia tidak ada πŸ™ . Kalau sedang penuh kita harus menunggu antrian masuk. Di dalam Jim Thompson House kita tidak diperbolehkan mengambil foto. Saat masuk alas kaki harus dilepas dan semua barang bawaan, termasuk dompet, kamera dan HP, harus dititipkan. Sambil menunggu antrian masuk, kita bisa memanfaatkan waktu untuk berfoto di sekitar Jim Thompson House.

IMG_20150122_075518_20150122075559225

Ruang tunggu untuk masuk ke Jim Thompson House

Bagi penyuka seni, sejarah, ataupun arsitektur tempat ini wajib kalian datangi. Cukup banyak benda-benda seni dan barang antik koleksi Jim Thompson House yang bisa kita lihat. Kita juga bisa menambah pengetahuan kita tentang kain dan ulat sutra disini. Kalau kalian sudah sedikit bosan dengan kuil-kuil di Bangkok, Jim Thompson House bisa menjadi alternatif tempat wisata. Sambil wisata kita juga perlu loh update ilmu pengetahuan πŸ™‚

IMG_20140729_172757

Kepompong sutra :*

Cara Menuju Jim Thompson House

BTS/MRT

Jim Thompson House sangat mudah dicapai dengan BTS/MRT karena terletak di sebrang MBK. Dari stasiun terdekat naik BTS kemudian turun di National Stadium. Keluar dari Exit no 2 atau ambil pintu keluar yang bersebrangan dengan MBK. Cari jalan bernama Soi 2 Kasensam Rama I Road (dari pintu keluar stasiun BTS balik arah. Kalau sudah ketemu masuk saja ke gangnya, lalu jalan sekitar 200 M. Jim Thompson House ada di rumah paling ujung.

Bis

Untuk menuju Jim Thompson House bisa menggunakan bis menuju MBK. Setelah sampai langsung menyebrang jalan dan cari jalan Soi 2 Kasensam Rama I Road. Selanjutnya ikuti petunjuk dengan BTS di atas.

– Bis Biasa (non AC) No. 15 ,25 ,29 ,34 ,36 ,47 ,48 ,50 ,73 ,93 ,204
– Bis AC No. 8 ,25 ,28 ,29 ,34 ,73 ,501 ,502

Tips Wisata ke Jim Thompson House

  • Jim Thompson House tidak terlalu besar. Tour keliling Jim Thompson House dengan guide hanya sekitar 45 menit saja. Kita cukup menyediakan waktu 1,5-2 jam disana. Sedikit lebih lama klau antriannya banyak.
  • Dari gang masuk akan ada mobil golf yang dipakai untuk mengantar penumpang ke Jim Thompson House. Kalau capek atau malas jalan kita bisa menggunakan jasa itu. Mudah-mudahan masih gratis J
  • Tidak ada ketentuan pakaian, kita bebas memakai apa saja.
  • Tunjukkan passport kalau kita umurnya dibawah 25 tahun. Lumayan hemat 50 Baht buat makan Tom Yum J
  • Pakai sepatu atau sandal yang gampang dilepas
  • Setelah berkunjung ke Jim Thompson House kita bisa shalat dan makan di MBK.

Keterangan :

  • Harga tiket di atas adalah harga update per Agustus 2014. Harga bisa berubah sewaktu-waktu
  • Saya pakai kurs 1 Baht = 380 rupiah
3 Responses to “Jim Thompson House Museum : Pecinta Seni Wajib Tahu!”
    • Nenk Phytlee December 21, 2015
  1. Cerita Travel August 16, 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.