Cat-Per Backpacking Thailand #Part 4 : Bubhing Palace dan Wat Doi Suthep

Akhirnya saya bisa bangun agak siang juga setelah dua hari kemarin gak bisa tidur nyenyak dan harus bangun pagi karena padatnya jadwal jalan-jalan hahaha. Agenda saya hari ini adalah pergi ke Wat Doi Suthep, Bubhing Palace, dan muter-muter kota tua Chiang Mai pake songthew. Karena ini perjalanan yang santai, kami baru keluar dari hotel jam 8 pagi sekalian check out. Habis itu kami foto-foto dulu di Tha Pae Gate, gerbang wajib foto karena artistik banget. Gerbang ini pernah dijadikan tempat syuting filmnya Mario Maurer yang berjudul My True Friends. Selain foto-foto kami juga sempet main sama burung-burung merpati di sekitar Tha Pae Gate, kalau mau lebih seru lagi beli makannya ( 1 bungkus 20 baht)  biar burung-burungnya mendekat saat kita foto hehehe.

IMG20141007082449

Sejarah Tha Phae Gate

IMG_20150406_133228

Narsis dulu aahh

IMG_20141007_091118

Diantara burung-burung 🙂

Puas mainan sama burung dan foto-foto  kami lanjut cari songthew ke Doi Suthep, hampir semua songthew disitu melayani semua wisata ke Doi Suthep, tapi sistemnya carteran biasanya jadi paket sehari full. Kalau banyakan bisa lebih murah, waktu itu kami bertiga dapet 700 baht buat paket wisata ke Doi Suthep dan Bubhing Palace. Harus pinter-pinter nawar aja pokoknya, buat kami harga segitu ternyata worth it banget karena jalan ke Doi Suthep waw sekali, kalau kata tur guide kami kemarin “Long Snake Road”. Jalannya berkelok-kelok dan sudah pasti membuat saya mabok darat, akhirnya sepanjang perjalanan itu saya cuma bisa diem.

Selain menyewa songthew, kita juga bisa menyewa sepeda motor buat pergi kesana. Penyewaan motor sistemnya 24-jam artinya seharian penuh dan harganya sekitar 200-250 baht ( belum termasuk bensin yah) .Karena kami gak punya banyak waktu dan sorenya harus langsung ke Ayutthaya, kami memilih songthew saja. Supir songthew-nya, bapak-bapak mungkin umurnya sekitar 50 tahunan gitu, ramah, baik hati dan suka senyum, ditemani sang istri yang tomboy abis tapi perhatian banget. Kami berkomunikasi dengan bahasa Thailand, campur Inggris.

IMG_20141007_121918

Welcome Bubhing Palace!!

Tujuan pertama kami adalah Bhubing Palace, karena tempatnya yang paling jauh. Istana ini merupakan istana musim dingin untuk keluarga kerajaan juga biasa digunakan sebagai wisma untuk para tamu kerajaan dari luar negeri.  Istana ini dibangun pada tahun 1961 dengan menggunakan gaya arsitektur Thailand Utara yang biasa disebut Ruen Mu ( Rumah Kelompok). Untuk masuk kesini kita harus membayar tiket sebesar 20 Baht untuk warga Thailand dan 50 Baht untuk warga asing. Waktu itu kami cuma bayar 20 baht saja, karena waktu beli tiket kami pakai bahasa Thailand hehe. Seperti masuk istana lainnya, kita harus memakai pakaian yang sopan saat disini. Tidak boleh pakai yang pendek-pendek, lagian dingin juga sih hihihi. Kalau sudah terlanjur pakai yang pendek, maka harus menyewa kain yang sudah disediakan di pintu masuk.

IMG_20150406_131901

Suasana di Bubhing Palace

IMG20141007104739

Suasana di Bubhing Palace

Begitu pertama kali saya masuk istana ini, uwaaaaawww…… saya langsung jatuh cinta. Isinya bunga semua !! Saya termasuk pecinta bunga (cuma penikmat sih hihi), tapi gak suka ngerawatnya hahaha. Istana ini luas sekali dan isinya hampir semua taman bunga, enaknya ya jadi keluarga kerajaan punya tempat seindah ini hehehe. Saking excited-nya sama tempat ini, setiap spot dan bunga yang saya temui saya potoin, duh bagus-bagus semua sih hihihi. Ada satu tempat yang saya suka, yaitu sejenis kebun yang ada di dalam rumah kaca, waw !! Bagusnya !! Persis seperti anime yang saya tonton *loh? Pokoknya bagus banget deh !! Percaya gak percaya, saya sampai ngabisin 1 jam lebih buat foto di tempat itu doang hahaha. Kalau gak inget ada songthew yang nungguin saya, mungkin bisa nyampe sore saya disitu.

IMG_20150406_131948

Bunga-bunga yang sok-sok an saya foto hihihi

IMG_20150406_131737

Suasana kebun bunga di rumah kaca

IMG_20150406_131630

Masih di rumah kaca

Kami melanjutkan perjalanan menuju tempat lainnya, sebenarnya saya agak bingung sih dimana istananya ,soalnya banyak bangunan yang lain sih hehehe. Padahal saya udah ngikutin petunjuk, tapi kok gak nemu-nemu yah? Ya sudahlah lanjut saja hehehe. Kami melanjutkan perjalanan menuju water reservoir atau sejenis danau penampungan air gitu . Untuk sampai kesana, kami harus melewati hutan-hutan gitu, atau sebenarnya ada jalan lain ya? Gak tau deh yang jelas petunjuknya ke situ hehehe. Ternyata masuk hutannya lumayan jauh juga, apalagi jalannya naik, hufft capeknya…. tapi sayang kalau gak nyampe atas. Akhirnya kami buru-buru jalannya dan tadaaaaa sampai juga kami di water reservoir-nya, Subhanallah……enaknyaaa…Di samping atas water reservoir ada mansion dari kayu, mungkin untuk istirahat kali yah. Saya jadi bayangin enak banget kalau bisa liburan disitu, buka jendela langsung disuguhi pemandangan bagus. Seandainya saya jadi putri *mulai lagi deh :p. Kami foto ala kadarnya karena diburu waktu dan kami masih harus menuju Wat Doi Suthep juga.

IMG20141007105917

Jalan menuju Water Reservoir

IMG_20150406_131352

Nyampe jugaa 😀

Keluar dari Bhubing Palace, kami langsung cari songthew carteran dan cuss menuju Wat Doi Suthep. Sebenarnya Doi Suthep itu nama bukit disitu, cuma karena dibangun Wat ( Kuil ) disitu akhirnya dinamakan Wat Prahathat Doi Suthep. Untuk mencapai Wat Doi Suthep kita bisa lewat anak tangga yang jumlahnya 200 ( Waaaaa) atau kalau males keringetan bisa pake cable car dan bayar 20 baht. Untuk foreigner tiket masuknya 30 baht, sedangkan untuk orang Thailand gratis dan kami pakai cara yang sama akhirnya bisa masuk gratis hihihi. Wat Doi Suthep didominasi dengan warna emas, yang namanya Wat ya gitu  aja bentuknya. Konon katanya, dulu sebelum patung Emerald Buddha di pindah ke Bangkok, patungnya sempat disimpan di Wat ini. Makanya kita bisa melihat replika patungnya yang berwarna hijau . Seperti biasa, kalau mau masuk Wat jangan pakai pakaian sexy dan harus lepas kaki, hormati orang-orang yang sedang beribadah. Kok kayaknya saya udah mulai bosen sama yang namanya Wat-wat an, jadi udah mulai gak antusias lagi hahaha. Jelas lah dari selatan sampai utara yang saya kunjungi Wat semua, belum besok di Ayutthaya.

IMG_20150406_131251

Gerbang depan Wat Doi Suthep

IMG_20150406_131147

Parkiran depan Wat Doi Suthep kalau pake motor 🙂

IMG_20150406_131108

Tiket masuk

IMG_20150406_131027

Orang-orang yang sedang beribadah

IMG_20150406_130821

Wat Doi Suthep

IMG_20150406_130728

Replika The Emerald Buddha

IMG_20150406_130618

Narsis dulu ya 🙂

Puas berkeliling Wat Doi Suthep, kami memutuskan pulang karena perut kami sudah lapar. Kami mengubah rencana awal kami yang tadinya mau berkeliling kota tua Chiang Mai menjadi wisata religi di Ban Haaw Mosque, masjid terbesar di Chiang Mai, sekalian shalat dan cari makan. Kami menunjukkan nama jalan menuju Ban Haw Mosque yang kami dapat dari internet, si ibu langsung paham kayaknya kalau kami kelaparan hahaha. Perjalanan dari Doi Suthep ke Masjid Ban Haw gak usah di ceritain lah ya, soalnya perut saya mendadak pusing *loh, jadi saya milih tidur dan tahu-tahu udah nyampe deh di Masjidnya hehehe. Saat itu masih pukul 2 siang, lalu kami janjian dengan si ibu jam 3.30 di depan masjid, kami langsung makan di restaurant Khao Soi Islam. Laper banget rasanya hehehe. Tenang aja, disitu lumayan banyak restoran halal jadi kita bisa pilih mau makan dimana. Kalau saya milih Di Khao Soi Islam itu karena tempatnya penuh dan gak cuma orang Islam aja yang makan disitu jadi Insyaallah enak hehehe.

IMG_20150406_130350

Warung makanan halal

Begitu masuk kami langsung disambut dengan salam “ Assalammu’alaikum”, ah…senangnya, setelah bergelut dengan berbagai macam budaya dan agama, kembali menemukan islam itu rasanya adeeeeem banget. Ketika melihat menu saya tambah adem lagi, karena harganya gak bikin kaget kayak waktu di Night Bazaar kemarin. Saya langsung kalap dan pesan 2 jenis makanan, yang pertama kue tiaw ( sejenis mie gitu) dan yang kedua nasi ayam hahaha. Laparnya gak nahan, soalnya beberapa hari kemarin kami makannya gak jelas sih hehehe. Kami makan dengan lahap dan kalap sampai diliatin orang-orang disana, apalagi ketika tahu kami tambah lagi, mungkin mereka mikir “anak siapa sih gak dikasih makan berapa hari?” hahaha. Selesai makan saya langsung bayar dan saya cuma habis 120 baht udah sama minum jus jeruk dan air putih 1 botol, beda banget waktu saya makan di Night Bazaar kemaren, 120 Baht cuma dapet nasi, sup jamur dan tanpa minum hhuhu.

IMG_20150406_130304

Mari makan 😀

Selanjutnya kami berjalan menuju masjid untuk shalat, masjidnya cukup besar dan terasa sekali nuansa China nya disitu. Menurut sejarah yang saya baca, masjid itu dibangun oleh orang China yang datang kesitu , yang memiliki sebutan Chin Ho atau Hui, mereka berasal dari Yunnan , daerah China Selatan. Selain masjid ada juga asrama untuk anak-anak yang bersekolah disitu. Denger-denger juga ada sekolahnya tapi saya gak nemu hehehe. Tempat shalat wanita berada di lantai 2, besar sekali, kamar mandinya harum, bersih, pokoknya enak deh . Tempat shalat dilengkapi dengan AC dan tersedia LCD untuk melihat imam ( kalau sedang jama’ah). Masjidnya nyaman banget, suatu saat saya pengen lebih lama disitu hehehe.

IMG20141007152604

Bagian depan mesjid

IMG_20150406_125937

Sejarah Masjid

IMG_20150406_125745

Tempat shalat putri

IMG_20150406_125404

Pusat Kajian Islam di Chiang Mai

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 3.30, saatnya kami dijemput dan menuju stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke Ayutthaya. Rasanya saya belum puas keliling Chiang Mai dan Chiang Rai, suatu saat pengen bali lagi ke kota yang bener-bener bikin saya jatuh cinta ini. Rencana mau honeymoon kesini aja ah hihihi. Perjalanan malam kali ini sepertinya akan lebih nyaman karena saya pakai sleeper class hehehe. Pengalaman saya naik kereta api sleeper class saya ceritakan di postingan lain ya hehe. Sekarang saatnya kita menuju Ayutthaya ! Ayutthaya I’m coming !!!

Keterangan Baht Rupiah
Makan burung 20 7600
Songthew Doi Suthep 233 88540
Ticket Bhubing Palace 20 7600
Cable Car Doi Suthep 20 7600
Ice Cream dan Minum 40 15200
Makan Halal Food 120 45600
Makan di Kereta 80 30400
Total 533 202540

Tips jalan-jalan di Chiang Mai :

-Kalau mau santai luangkan waktu 2 hari di Chiang Mai, sehari untuk mengelilingi kota tua dan sekitarnya, hari lainnya pergi ke Doi Suthep, Chiang Mai Zoo, Bhubing Palace, dan Hmo Doi Village ( Saya gak sempet kesini huhuu).

-Kalau cuma punya waktu sedikit, bisa kok sehari di Chiang Mai, pagi-siang ke tempat yang jauh dulu, setelah itu baru keliling kota tua

-Lebih baik bisa dateng ke Chiang Mai pas hari Minggu, karena bisa ikut Sunday Walking Market dijamin gak akan nyesel kalau udah kesana hehehe.

-Keliling kota tua enaknya sih pake sepeda tapi kalau mau sekalian pergi yang jauh sewa motor sekalian.

-Penginapan tersedia di mana-mana jadi jangan khawatir, lebih baik booking dulu daripada menghabiskan waktu buat muter-muter cari penginapan hehehe.

IMG_20141014_124742

Mungkin bisa jadi referensi 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.